Catatanku Teori Parenting Islami Pendidikan Islam dalam keluarga

Alhamdulilah hari ini masih diberi kesempatan berkumpul dan berdiskusi dengan senior-senior saya para alumni yang telah menikah, adapun kami berdiskusi soal bagaimana cara memberikan pendidikan anak-anak secara islami dan inilah hasil diskusinya :

0. Kenalkan Allah, kenalkan Rasulullah, pendidikan tauhid adalah yang paling dasar dan paling utama. Tumbuhkan kecintaan kepada Allah dan Rasulnya.

1. Sholat & ngaji yang paling utama.

2. Sekolah formal bukanlah yang paling penting, ibu adalah madrasah yang utama

3. Pilih tempat sekolah yang terbaik bukan dari aspek duniawi semata

4. Pastikan riski untuk anak-anak halal 100%

5. Sepak bola, mancing, main layangan, benthik, boleh, asal sholat tetap diutamakan.

6. Latih anak memelihara binatang, ikan, burung, kucing, untuk menumbuhkan empati

7. Semaksimal mungkin hindarkan dari gadget

8. Jangan biarkan anak mengambil barang bebas di swalayan

9. Kalau membelikan tas, pakaian, suruh dia memilih sendiri warna, bentuk, harga, jangan dipilihkan biar anak kreatif dalam mengambil keputusan.

10. Lebih banyak diajak hafalan doa dan surat-surat daripada lagu-lagu

11. Jangan dituntut juara dikelas, biarkan dia berkembang dengan bakatnya apa yang disukainya, dengan syarat sholat & ngaji tetap yang utama.

12. Tidak membiarkan menonton televisi sendiri, jika anak ingin nonton televisi bisa dibuat satu program sendiri dengan susunan acara yang positif.

13. Ajarkan adab kepada anak, cara yang paling utama adalah dicontohkan.

14. Jika anak minta sesuatu yang baik, kasih. Tapi jangan langsung dan tidak gratis.

15. Sejak kecil dekatkan anak dengan masjid, lari-larian nggak papa, minta gendong pas sujud nggak papa.

16. Jauhkan anak-anak dari tempat-tempat seperti, pasar malam, konser musik, bioskop, dangdutan, dan segala bentuk hiburan duniawi lain.

17. Jatah uang saku anak dilebihkan, lebihnya itu suruh dia sendiri yang menyedekahkan langsung.

18. Kalo terpaksa memarahi anak karena dia melakukan kesalahan, bilang kalau yang dimarahi adalah nakalnya, bukan dianya.

Kumpulan hasil ngobrol dengan banyak orang yang sudah berpengalaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s